Wabup Dion Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau JIAT di Desa Candi, Upaya Atasi Kekeringan Lahan Pertanian

By administrator 15 Feb 2026, 22:42:25 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Berita Populer

Wabup Dion Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau JIAT di Desa Candi, Upaya Atasi Kekeringan Lahan Pertanian

Pemerintah Kabupaten Purworejo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan infrastruktur penunjang sektor pertanian. Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam kegiatan peninjauan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Candi, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Selasa (20/1/2026).

Peninjauan dilakukan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, yang didampingi Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, SIKom, MSi, Camat Ngombol Adi Pawoko, SSTP, MSi, serta jajaran Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengawalan bersama terhadap program pembangunan infrastruktur irigasi yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya petani.

Jaringan Irigasi Air Tanah yang ditinjau merupakan pembangunan sumur bor yang melayani beberapa desa, yakni Desa Candi, Laban, Kedodong hingga Wonosri. Pembangunan infrastruktur tersebut telah diselesaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada Desember 2025. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara lebih merata, terutama pada wilayah yang selama ini mengalami kesulitan air.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan bahwa pembangunan JIAT merupakan bentuk respon pemerintah terhadap aspirasi warga. Ia menyebut, sebelum adanya jaringan irigasi ini, masyarakat kerap menghadapi kendala air sehingga berdampak pada aktivitas pertanian.

“Pembangunan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini sulit memperoleh air untuk mengolah lahan dan menanam padi,” ungkap Dion.

Dion menambahkan, keberadaan JIAT diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko kekeringan pada lahan pertanian. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal serta menjaga dan merawatnya bersama-sama.

“Dengan adanya jaringan irigasi ini, harapannya petani bisa lebih produktif dan tidak lagi terganggu saat musim kemarau. Bahkan bisa menanam padi lebih rutin sepanjang tahun,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan infrastruktur, termasuk infrastruktur pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui penganggaran daerah, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat, kementerian, serta lembaga teknis terkait.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak yang telah menuntaskan pembangunan JIAT sesuai target. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam proses pembangunan, sehingga program tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi tersebut merupakan kebutuhan mendasar bagi petani, terutama pada wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan air. Dengan tersedianya suplai air yang lebih stabil, diharapkan produktivitas pertanian meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, serta kesejahteraan petani dapat terus terdorong.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment