▴Hakordia Tahun 2025▴
▴Karnaval Kecamatan Ngombol Tahun 2025▴- Sosialisasi Reorganisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
- Kecamatan Ngombol Gelar Sosialisasi Penyaluran CPP Bersama Bulog
- Kasi Pembangunan Kecamatan Ngombol Hadiri Rakor Persiapan Penilaian Eliminasi Malaria Kabupaten Purworejo
- Kasi Pembangunan Kecamatan Ngombol Hadiri Rakor Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026
- Sekcam Ngombol Hadiri Rakor Persiapan Pembinaan RT/RW Tahun 2026 di Purworejo
- Peninjauan Lokasi Gerai KDMP di Eks Bangunan Sekolah, Ngombol Tekankan Tertib Administrasi
- Apel Senin Pagi Kecamatan Ngombol Bahas Tindak Lanjut Permintaan Inspektorat dan Persiapan Rakor KDMP
- Langkah Nyata untuk Petani: Uji Tanah di Depokrejo Bawa Harapan Baru
- Jelang Reorganisasi BPD, Kecamatan Ngombol Gelar Rapat Internal, Ini yang Dibahas!
- Kecamatan Ngombol Dukung Penguatan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dalam Musrenbang RKPD Purworejo 2027
Kolaborasi Menuju Daerah Inovatif: Camat Ngombol Hadiri Forum Riset dan Inovasi Purworejo
Berita Terkait
- Ujian Dinas 2025: ASN Ngombol Dapat Pembekalan Teknis dari BKPSDM Purworejo0
- Bangun Pemuda Berdaya! Program Zilenial dan Sport Centre Menggema di Kecamatan Ngombol0
- Kecamatan Ngombol Ikuti Sosialisasi Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah di Setda Purworejo0
- Penguatan Teknis Penyaluran Bantuan Pangan Melalui Sosialisasi Bersama Perangkat Desa0
- Camat Ngombol Hadiri Rapat Dengar Pendapat Terkait Isu Tambang Ilegal di Ngombol dan Grabag0
- Camat Ngombol Hadiri Rakor Percepatan Operasionalisasi dan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Etape II0
- Kecamatan Ngombol Hadiri Apresiasi Atlet Berprestasi PORKAB 2025: Wujud Penghargaan bagi Semangat Olahraga Daerah0
- Musdesus Desa Laban Bahas Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih0
- Kesbangpol Purworejo Gelar Dialog Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Kecamatan Ngombol Turut Hadir0
- Seleksi Calon Perangkat Desa Wingkomulyo Berlangsung Lancar dan Transparan0
Berita Populer
- PELANTIKAN BPD PENGGANTI ANTAR WAKTU (PAW) BPD DESA SUSUK
- KEGIATAN POSYANDU BALITA DI DESA NGOMBOL
- RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH HASIL PEMUTAKHIRAN (DPHP) PEMILU 2024
- PELATIHAN PIDATO BAHASA JAWA BAGI WARGA MASYARAKAT DESA NGOMBOL
- MUSYAWARAH DESA (MUSDES-RPJMDES 2019-2025) DESA DEPOKREJO
- PENUTUPAN TURNAMEN BOLA VOLI ARMADA CUP I 2019
- SEJARAH DESA KLANDARAN KECAMATAN NGOMBOL
- KEGIATAN KARANG TARUNA DESA PAGAK
- Bimbingan Teknis Aplikasi e-BMD Dalam Rangka Implementasi Permendagri Nomor 47 tahun 2021
- AKTIFITAS DI RUANG KASI TATA PEMERINTAHAN KECAMATAN NGOMBOL
.png)
Keterangan Gambar : Camat Ngombol menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Riset dan Inovasi Kabupaten Purworejo Tahun 2025
Camat Ngombol Adi Pawoko, S.STP., M.Si menghadiri Forum Komunikasi Riset dan Inovasi Kabupaten Purworejo Tahun 2025 yang dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025 di De Maji Ecopark, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Forum ini mengambil tema “Kolaborasi Riset dan Inovasi Daerah”, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam memperkuat ekosistem riset, mendorong tumbuhnya inovasi, serta meningkatkan sinergi antarpemangku kepentingan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia, diikuti dengan penyampaian laporan penyelenggara oleh Bapperida Kabupaten Purworejo. Dalam laporannya, Bapperida menjelaskan bahwa forum ini merupakan agenda strategis untuk mempertemukan unsur pemerintahan, dunia akademik, dan lembaga riset dalam satu wadah komunikasi yang terarah. Selain itu, disampaikan pula bahwa riset dan inovasi merupakan elemen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas, serta percepatan pembangunan daerah.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan Bupati Purworejo, yang secara langsung juga menyerahkan hadiah inovasi daerah kepada perangkat daerah dan lembaga yang berhasil menunjukkan kinerja inovatif. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa inovasi bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi merupakan kebutuhan mendasar dalam meningkatkan daya saing daerah. Bupati juga mendorong agar kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Diskusi Panel 1: Strategi dan Praktik Baik dalam Riset dan Inovasi
Diskusi panel pertama menghadirkan tiga narasumber:
-
Kepala Bapperida Kabupaten Purworejo – memaparkan Strategi Pemajuan IPTEK Daerah. Materi yang dibahas mencakup arah kebijakan riset daerah, penguatan data dan perencanaan berbasis penelitian, hingga upaya mengoptimalkan birokrasi inovatif melalui pemanfaatan teknologi informasi.
-
D. Joko Mulyono, S.STP., M.Si (BRIDA Provinsi Jawa Tengah) – menyampaikan materi Konsep Kolaborasi Riset dan Inovasi. Narasumber menekankan pentingnya jejaring kolaborasi antara pemerintah daerah, peneliti, dan lembaga swasta. Beliau juga menjelaskan model kolaborasi efektif yang dapat diterapkan di tingkat kabupaten untuk mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi.
-
Dr. Hesti Respatiningsih, SE., M.Par (STIE Rajawali) – memberikan paparan mengenai Best Practice Kolaborasi Riset dan Inovasi. Contoh keberhasilan kolaborasi antara kampus dan pemerintah dijelaskan secara rinci, termasuk praktik riset terapan yang mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat, meningkatkan kualitas UMKM, serta mendorong inovasi layanan publik.
Materi dalam diskusi panel pertama menegaskan bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Sinergi antarinstansi menjadi faktor utama dalam memastikan riset tidak berhenti pada tataran teori, tetapi mampu diimplementasikan di lapangan.
Diskusi Panel 2: Peran Perguruan Tinggi dalam Ekosistem Riset Daerah
Diskusi panel kedua berfokus pada Peran Perguruan Tinggi dalam Menghidupkan Ekosistem Riset dan Inovasi di Daerah, khususnya pada bidang ketahanan sosial dan tata kelola pemerintahan. Panel ini menghadirkan:
-
Direktur STIKES Purworejo,
-
Direktur STAINU Purworejo,
-
Rektor IAI An-Nawawi Purworejo.
Ketiga narasumber menjelaskan berbagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menguatkan ekosistem inovasi daerah, mulai dari penyediaan data ilmiah, dukungan penelitian tematik sesuai kebutuhan wilayah, hingga pendampingan masyarakat melalui program pengabdian. Mereka juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif, kritis, dan responsif terhadap tantangan pembangunan daerah.
Melalui paparan yang disampaikan, forum menghasilkan beragam rekomendasi, antara lain perlunya peningkatan kemitraan riset antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, penguatan inovasi berbasis teknologi, serta optimalisasi riset untuk mendukung pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.


.png)
.png)
.png)
.png)
.png)


